Pernah gak sih ngerasain perasaan yang saking senengnya sampai-sampai Lo ngerasa kayak floating gitu? Rasanya sama seperti kalo Lo jinjit sambil loncat dan melayang di dalam air. Pernah ngerasain juga? jadi hypersensitif sama lagu-lagu, scent, atau apapun yang somehow reminds u of someone? Pernah ngerasain like... U can do kayang, headbang, ngiler, salto, nangis maksimal dengan ekspresi tidak estetis, nari tori-tori cheese cracker, nambah porsi makan diluar etika dan akal sehat, or anything... Bareng orang yang Lo taksir berat tanpa takut dia bakal il-feel sama Lo? Malah bareng dia Lo sepenuhnya nyaman jadi diri Lo sendiri?
Me? Sure! Saat dekat atau pacaran sama cowok, gue tentunya pernah ngerasain beberapa dari perasaan itu. Tapi merasakan the whole feeling at one time? Baru satu kali sampai saat ini. I mean, completely fallen in love physically, mentally and emotionally, I have experienced "what they called el-o-v-e" just once.
Yeah... You know how i feel about him rite?
Berpacaran dengan dia, gue menemukan so many amazing-things in my life. Dan sama dia juga gue mengenal banyak hal. Spend time together and discuss about almost anything.
Satu penyakit akut gue, well i'm not sure ini penyakit, bad habbit atau kekurangan yang sampai saat ini masih susah-payah gue hilangkan. Gue ga bisa mengontrol emosi gue. Hingga mungkin gue pernah buat dia takut ke gue.
Yep. He already choose what's the best for him.
Awalnya gue marah, gue berfikir bahwa sekarang semua orang bisa pergi seenaknya gitu aja ya?! Enak banget!
Tapi gue rasa membenci dia bukanlah hal yang baik. Of course gue juga bersalah. Seharusnya kini giliran gue yang menemani dia pelan-pelan ngeraih semuanya, berlari disamping dia seperti apa yang dia lakukan ke gue. Tapi dengan berat hati gue maupun dia memutuskan untuk sama-sama mengalah pada keadaan. Gue memang gak baik buat dia. Hm.
I cant keep this situation any longer. Yang lalu biarlah berlalu. Gue lebih suka menatap masa depan. Moving on!
Me? Sure! Saat dekat atau pacaran sama cowok, gue tentunya pernah ngerasain beberapa dari perasaan itu. Tapi merasakan the whole feeling at one time? Baru satu kali sampai saat ini. I mean, completely fallen in love physically, mentally and emotionally, I have experienced "what they called el-o-v-e" just once.
Yeah... You know how i feel about him rite?
Berpacaran dengan dia, gue menemukan so many amazing-things in my life. Dan sama dia juga gue mengenal banyak hal. Spend time together and discuss about almost anything.
Satu penyakit akut gue, well i'm not sure ini penyakit, bad habbit atau kekurangan yang sampai saat ini masih susah-payah gue hilangkan. Gue ga bisa mengontrol emosi gue. Hingga mungkin gue pernah buat dia takut ke gue.
Yep. He already choose what's the best for him.
Awalnya gue marah, gue berfikir bahwa sekarang semua orang bisa pergi seenaknya gitu aja ya?! Enak banget!
Tapi gue rasa membenci dia bukanlah hal yang baik. Of course gue juga bersalah. Seharusnya kini giliran gue yang menemani dia pelan-pelan ngeraih semuanya, berlari disamping dia seperti apa yang dia lakukan ke gue. Tapi dengan berat hati gue maupun dia memutuskan untuk sama-sama mengalah pada keadaan. Gue memang gak baik buat dia. Hm.
I cant keep this situation any longer. Yang lalu biarlah berlalu. Gue lebih suka menatap masa depan. Moving on!
Komentar
Posting Komentar