Langsung ke konten utama

Belajar Dari Angka Nol

 Pernah coba mikir ga sih? Kalo gaada angka nol? Mungkin kita ga akan pernah kenal yang namanya angka 10. Ga akan juga ada angka negatif.


Maka dari itu, jangan meremehkan hal-hal yang kecil. Dan apalagi orang lain ciptaan Tuhan yang bernyawa.


Jangan menjadi seseorang yang memandang orang lain dengan kecil, kerdil, bagaikan kosong tidak bernilai dan tidak berharga. Memangnya kamu makan nasi yang seperti apa? Yang ada serbuk emasnya? Atau.. yang ada bubuk mutiaranya 😂 ya siapa tau aja yekaaannn... Dipiringan nasinya ada gliter-gliternya gitu


Lalet aja dicipatain sama Tuhan pasti dengan satu alasan. Pun demikian dengan manusia. Belajar dari angka nol bulat yang kosong, zero. Dia tetap memiliki nilai.


Jelas, kalo tidak bernilai mana ada angka dibawahnya, mana ada angka negatif setelah nol. Malah makin banyak angka nol dalam sebuah rupiah, tabungan, dan selembar cek, makin tinggi juga nilainya.


Dan ga banyak juga orang yang tau kalau ilmu pengetahuan bisa berkembang sampai saat ini juga karena angka nol.


Ratusan Masehi silam sebelum ditemukannya angka nol, kebayang kan gimana rumitnya sistem kehidupan pada saat itu? Mau nulis 2021 itu gimana? Mau ngitung 7-9 jadinya berapa?


Dalam sejarah, Brahma Gupta tokoh Budha yang menemukan angka nol. Dan Al-Khawarizmi tokoh Islam yang mengenalkannya ke bangsa Babilonia pertama kali. Dari sini juga kita harus belajar toleransi.


Semenjak angka nol ditemukan mulai berkembang IPTEK, kalkulus, dan ilmu lainnya yang sampai saat ini kita rasakan berkahnya.


APA INTINYA?

Hargailah ciptaan Tuhan. Karena makhluk hidup itu bernyawa, apalagi manusia mempunyai perasaan. Bisa terluka, bisa tersinggung. Pikirkan juga lawan bicara saat berkomunikasi ftf or daring bcz everyone is going through something. We can't see mental health. So, always be kind to others.


Dan buat seseorang yang juga merasa tidak bernilai, i would say, NO! You are wrong. Absolutely. Kamu adalah pribadi yang paling berharga bagi diri kamu sendiri.


Dan selalu ingat.

Angka nol bulat yang kosong bisa diisi dengan satu cahaya yang bersinar. Dan bisa jadi cahaya itu menjadi berkah bagi semua orang (malah jadi nyambung ke filosofinya @nurulbarokah.id ya)


Kalo kata lagu “TXT - The Light” mah “Let’s turn on your light. Let’s color your mind.”


Find your light 😉


And please, stop thinking about what people think about you, nobody knows you better than yourself.


Those some people always love you no matter you what. And try to talk to yourself “I always love you no matter you what. Because for me, you're the most betterest person I ever know.”


You should love yourself before others.


Me too... Trying to do like that.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pangan Lokal

Halo teman-teman, setelah beberapa lama akhirnya saya memberanikan diri untuk memulai kembali menulis blog disini. Selama 6 bulan terakhir saya bekerja di Griya Arum Ayu Local Food yang mengolah produk makanan yang berasal dari bahan-bahan lokal. Selain itu juga disana saya ikut serta dalam sosialisasi pangan lokal melalui beberapa pelatihan yang diadakan disana. Berikut beberapa dokumentasi yang ingin saya bagikan Pelatihan Pengolahan Pangan Lokal Wanita Tani Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat Bersama PUSPITEK dan ARUM AYU. 23-25 September 2019. Dalam Rangka Peningkatan Kompetensi Guru Keterampilan Tataboga Program Revitalisasi Vokasi Bersama SK AS-SALAM 02 dan ARUM AYU. 7-11 Oktober 2019. Bina Kreativitas Perempuan Melalui Pelatihan Tataboga Pangan Lokal Dalam Rangka Meningkatkan Peran Serta dan Kesetaraan Gender Bersama DPMP3AKB KOTA TANGSEL dan ARUM AYU. 17-28 Februari 2020. Ketiganya adalah pengalaman yang sangat berkesan bagi saya, bisa be...

Ada Apa Sih Dengan Gluten di Tepung Terigu??

Apa itu gluten? Ketika saya masih di sekolah, saya belajar sedikit mengenai gluten. Pada saat itu saya hanya mengetahui bahwa gluten sebagai kandungan yang terdapat dalam tepung terigu. Namun belum mengetahui lebih jelasnya kenapa sebaiknya kita mengurangi konsumsi gluten ini. Setelah bergabung dengan Arum Ayu, saya banyak belajar lagi tentang gluten dan pangan lokal. Nah, gluten merupakan senyawa protein yang terdiri dari glutenin dan gliadin, adalah sejenis protein yang terdapat pada gandum dan tepung terigu. Gluten mengandung komponen protein yang disebut peptida. Gandum mengandung peptida. Begitu juga dengan tepung terigu. Bingung kan? Hehehe Oke lebih singkatnya, dalam proses pengolahan makanan, fungsi gluten adalah untuk menghasilkan tekstur yang kenyal, elastis, dan mengembang pada makanan (seperti roti dan kue). Efek elastis, kenyal, dan mengembang tersebut dihasilkan ketika tepung dicampurkan dengan air. Protein gluten akan membentuk jaringan-jaringan yang lengket...

#1

Rasanya sudah cukup aku membicarakan hal yang usang itu. Pengalaman yang memberikan pelajaran, rasa sakit, hal konyol sekaligus malah jadi bahan ketawaan ya kan. Haha. Yang ku fokuskan sekarang adalah keadaan aku, kita, saat ini. Aku yang dimasa lalu pernah dikecewakan berkali-kali, bahkan mungkin sekarang di sudut hati yang paling terpencil masih ada sisa-sisa luka itu. Ya, itu wajar. Mengapa tidak begitu kan, aku berkali-kali terluka hebat dikesalahan yang sama. Sampai akhirnya aku memilih untuk berhenti. Udahlahya. Yang lalu biarlah berlalu. Aku lebih suka menatap masa depan bersama kamu. Cieee.  Terakhir kali, ditanya "kamu baik-baik aja kan?" Jujur aku malah ketawa denger pertanyaan itu. Ya mungkin dulu dulu mah kalo ada yang nanya gitu auto nangesss. Jadi mikir, aku dimasa-masa itu mengusahakan untuk baik-baik aja, tapi sekarang jauh lebih baik dari harapan itu. Banyak hal yang ku syukuri, dengan pengalaman yang nggak enak itu aku menemukan banyak hal baru. Salah satuny...