Langsung ke konten utama

Pelecehan Terhadap Perempuan??? 😲😲😲

Hi guys! Assalamualaikum!
Kali ini gue emang bener-bener lagi mubeng. Ini cuma sedikit argument gue aja, mau diterima atau enggak itu terserah..

Jadi gue mau cerita dulu, kemaren banget gue lagi suka single-nya Blackpink (Ddu-du Ddu-du) gue emang suka sama Korea dan lagu Kpopnya sih, tapi enggak terlalu yang maniak banget gitu. Eumm I think.. karena ada yang lebih maniak dari gue wkwk. Hastag seseorang.

Dan kali ini gue mau ngomongin tentang berita hot yang datang dari Bapak Young Lex. Siapa sih yang gatau. Rata-rata anak STM juga seneng sama karya-karyanya. Dan gue liat, subscribernya udah banyak banget bro. Nembus 1juta.

Jadi gini, si Bapak Young Lex ini, di channel youtubenya gitu.. unboxing albumnya Blackpink. Pas banget, dimenit 3:42 dia ngucapin kata-kata yang "begitu". Sebenernya mungkin as a joke aja, dia juga sambil cengengesan. Tapi udah keitung sexual harassment secara verbal.

Buat yang belum liat videonya, gue ceritain dikit. Young Lex disitu ngeliat foto-foto Blackpink terus bilang kayak yang "foto~ foto~ buat ba**l bahan c*** tapi kalimat itu disensor gitu sih sama pihak Young Lex-nya. Jadi cuman kedengeran ba*ppiitt ba*ppiiitt gitu gitu. Ya intinya, foto itu dijadiin bahan masturbasi.

In real life sih gatau ya.. beneran apa enggak.

Menurut gue enggak pantes gitu ya, seorang public figure.. bertingkah seperti itu. Ya mungkin itu brand-nya dia sih. Tapi enggak ada beban moral apa ya. Dengan followersnya yang sebegitu banyaknya.. dia ngeracunin netizen. Harusnya dia sadar sih, yang nonton, kita enggak tau itu siapa aja. Bisa mungkin anak remaja yang masih nyari-nyari identitas dan jati dirinya, bisa jadi yang nonton anak-anak segala macem.

Sebenernya ini juga sih, yang gue nelangsain antara Indonesia sama negara luar. Tayangan disini tuh, apa ya. Kurang mengedukasi.. kayak acara televisi aja nih. Di Indo, orang bully temennya sendiri ditontonin, taulaahh~ yang suka ada penonton alaynya itu yang doyan masak aer. Anehnya gitu.. dia tetep eksis sampe sekarang. Sedangkan tontonan yang paling gue suka malah pada ilang. Kayak tayangan yang ngejelasin binatang-binatang di hutan amazone gitu.. terus lomba hias kue.. bikin kerajinan.. (yang orang Korea itu dichannel M**TV) udah diilangin.

Oke balik lagi sama kasus Bapak Young Lex ini.
(But that's not what I want to talk about haha!)

Banyak yang merespon negatif sama sikapnya dia itu. Ya seneng sih, akhirnya isu yang seperti ini terangkat juga ke atmosfir. Semoga dengan kasus ini makin banyak yang menjadi waras dan sadar.

Sayang banget sebenernya si Bapak ini.. maksudnya, dia kan udah lakuin hal itu ya. (Ngomong gitu dipublik) pake pembelaan apapun akan tetap salah sih menurut gue. Mau bilang cuma bercandaan, enggak sadar, khilaf dan segala macem.. itu udah kelewat batas. Apalagi becandaan dia udah sampe ketahap nyawa lho. Liat aja deh vlognya diyoutube.. setau gue dia keluarin 3 vlog yang berkaitan dengan kasus ini.

Oke, yang mau lebih gue bahas yaitu tentang womennya sih. Bagaimana social memperlakukan seorang wanita itu sendiri.. tanpa disadari/enggak berkaca sama kasusnya Young Lex Balckpink ini, gue rasa buanyak banget cowok-cowok yang ngomongin bodynya cewek gitu jadiin bahan candaan yang padahal, kalo didenger enggak nyaman banget.

Kalo misalkan ada ceweknya nih, mungkin masih bisa ngerem-ngerem dikit. Tapi kalo misalkan dilingkaran itu cowok--cowok--cowok semua. Gue yakin. Yakin banget. Omongannya bakalan sangat tidak pantas sekali didengar dan diucapkan. Walaupun itu as a jokes! ....tapi gue rasa itu udah termasuk pelecehan terhadap perempuan. Gue sebagai perempuan sendiri, jadi ngerasa enggak dihargai banget, kenapa perempuan digituin men? Dan paling mirisnya, obrolan macam itu tuh udah dianggap lazim banget dikalangan society.

Dan yang paling bikin gue marah banget. Cewek maupun cowok menganggap hal itu sebagai hal yang biasa. Enggak ngerti lagi deh.

Mungkin karena ini juga sih, karena kita HANYA DIAM. Membiasakan hal-hal yang seperti itu juga makanya jadinya mungkin karena si cewek ini biasa terus orang mikirnya "oh lo ga marah gue gituin? Oke, lets do it more often!"

Digituin ataupun diginiin, pun nggak suka mungkin mereka nggak akan serisih gue. But not for me. I don't care apakah itu hanyalah bercanda atau apapun karena gue merasa ada banyak hal yang bisa lo lihat dari orang lain selain penampilan. Pun lo merasa dia cakep atau attractive or whatever, gue tidak merasa ngomen hal-hal inappropriate itu necessary. Because she is a stranger to you and what do you do to a stranger? Do whatever is appropriate. I don't know about you guys, but I believe there is boundary in everything.

Btw, ngomongin pandangan tentang penampilan nih, gue suka banget dan setuju sama apa yang disampein diwebtoon-nya "Gangnam Beauty" gue dapet banget point-nya. Dan akhirnyaa diangkat jadi webdrama! Sekarang udah sampe episode 6! Ayo nonton juga 😁 ngiklan sih dikit bhaha

Sampe mana tadi?
Ah iya!

Kenapa orang lain nganggep hal begitu adalah hal yang biasa.. mungkin alasan lainnya karena kita enggak pernah ngebayangin gimana rasanya hal itu terjadi dengan orang terdekat atau orang yang kita sayangi. Kita belum tau atau ngerasain atau ngebayangin gimana orang kena hate speech atau sexual harassment.

Tapi somehow gue sangat yakin kalo cowok-cowok itu nggak kepikiran sejauh itu. Padahal.. Its not a good things. Itu bukan hal yang normal.
Enggak semua cewek lo bisa sekilin atau lo jadiin bahan candaan. Apalagi itu nyandain bodynya.

Anggap aja itu tuh yang lagi diomongin tuh nyokap lo. Atau adik perempuan lo atau kakak perempuan lo. Bayangin gimana rasanya mendengar hal-hal semacam itu. Bayangin ketika lo denger kalimat miring yang dilontarkan orang yang menilai bodynya ibu/sodara perempuan lo.. bayangin ketika mereka memperolok bagian tubuh ibu/sodara perempuan lo. Apa lo juga masih akan tetap diem dan beranggapan itu hal yang lazim?

Kalo masih waras mungkin lo akan bertindak walaupun itu kecil.. kayak sebutir debu sekalipun.

Dan kalo gue digituin dikit aja, (yang ngomen bagian tubuh gue atau memperolok body gue) gue bakalan bersuara! Emang gue cewek kayak apa lo bisa berani--beraninya ngomong kayak gitu ke gue. Gue selama ini ga pernah yang memperlihatkan gue sebagai cewek-cewek yang enggak bener. Gue cewek dengan harga diri yang tinggi. Lo enggak pantes sedikitpun jadiin itu sebagai becandaan. Lo gabisa melecahkan gue dengan kalimat lo itu.

Dan gue harap sih cowok yang ketika berada dilingkaran seperti itu, ngomongin hal yang dianggap becandaan padahal itu termasuk sexual harassment. Ga cuma diem aja. Seenggak keluarin effort walaupun dikit buat memperbaiki yang enggak bener itu.

Dan juga.. somehow, yang gue sayangin nih, gue suka merasa gue kehilangan suara gue di depan cowok-cowok. Karena gue enggak dipandang sebagai manusia, tapi lebih kepada gue adalah cewek. Enggak sedikit juga yang berpikir "yaelah cewek.. eee.. bleh, cewek ini," atau gimana..

Enggak sedikit juga society yang malah menyalahkan ceweknya.. "salah juga si ceweknya.. Ya begitulah jeleknya laki laki.. Susah sih kalau semua perempuan maunya semua cowok itu enggak mau mikirin body cewek.. Kecuali kalau di dunia ini semuanya pakai hijab menurut aturan yang syar'i, pakai niqab atau bahkan burqo.. Pasti gaakan ada tuh pikiran cowo yang mikirin body cewek harusnya itu cewek itu harus begini harus begitu.. gaboleh ini gaboleh itu.." hwaa so what do we have to do now? Apakah lantas wanita nggak boleh putting herself out there and be the center of attention? Nggak boleh being herself? Nggak boleh diliat oleh orang lain? I don't know. Mungkin memang lebih baik wanita diam di rumah, pake cadar, nggak usah bersuara, sebelum semua cowok ngerti gimana caranya memandang wanita nggak dari mukanya, penampilannya, bahkan bodynya, tapi dari hati dan isi otaknya. Don't get me wrong, banyak cowok yang memperlakukan wanita dengan sopan tapi banyak juga yang enggak.

Gue ngerasa enggak adil banget ketika perempuan dianggap lemah. Dipandang sebelah mata. Diperlakukan secara tidak baik dan bahkan diolok-olok begitu..

Dan ketika kita mau speak up, kita dianggap menyalahkan aturan agama.. kurang ngaji.. kurang fikih..

Kita cuma butuh diperlakukan sebaiknya kalian memperlakukan cowok. And thats easy. In my opinion.

Bukan berarti kita harus sama!

Kesetaraan itu bukan berarti sama.

Kesetaraan, begini begini harus sama kayak cowok, jadi tukang kuli, ngangkat-ngangkat yang berat segala macem. Bukan seperti itu.. enggak mungkin juga gue elaborate arti kesetaraan itu, intinya kesetaraan itu bukan berarti harus sama plek-plekan kayak begitu sama yang dilakuin cowok juga.

Kita hanya ingin diperlakukan dan dihargai juga sama seperti society menghargai cowok. Kita hanya ingin mendapatkan kesetaraan antara cewek dan cowok. Kita juga berhak untuk itu.

I believe world would be a better place if we can start to respect each other. Asking men to respect women, asking them to view us more than just how we look, asking them to stop seeing us as an object and asking them to stop thinking that they can flirt on us HOWEVER and WHENEVER. So now gentlemen, can you do that? Can you respect us?

Dan juga, buat yang suka ngomong sembarangan. Guys, elevate yourself. Elevate other with your words. Dan hargailah seorang wanita karena dia bisa menjadi anggota keluarga atau teman dekat atau seseorang yang spesial bagi seseorang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pangan Lokal

Halo teman-teman, setelah beberapa lama akhirnya saya memberanikan diri untuk memulai kembali menulis blog disini. Selama 6 bulan terakhir saya bekerja di Griya Arum Ayu Local Food yang mengolah produk makanan yang berasal dari bahan-bahan lokal. Selain itu juga disana saya ikut serta dalam sosialisasi pangan lokal melalui beberapa pelatihan yang diadakan disana. Berikut beberapa dokumentasi yang ingin saya bagikan Pelatihan Pengolahan Pangan Lokal Wanita Tani Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat Bersama PUSPITEK dan ARUM AYU. 23-25 September 2019. Dalam Rangka Peningkatan Kompetensi Guru Keterampilan Tataboga Program Revitalisasi Vokasi Bersama SK AS-SALAM 02 dan ARUM AYU. 7-11 Oktober 2019. Bina Kreativitas Perempuan Melalui Pelatihan Tataboga Pangan Lokal Dalam Rangka Meningkatkan Peran Serta dan Kesetaraan Gender Bersama DPMP3AKB KOTA TANGSEL dan ARUM AYU. 17-28 Februari 2020. Ketiganya adalah pengalaman yang sangat berkesan bagi saya, bisa be...

Ada Apa Sih Dengan Gluten di Tepung Terigu??

Apa itu gluten? Ketika saya masih di sekolah, saya belajar sedikit mengenai gluten. Pada saat itu saya hanya mengetahui bahwa gluten sebagai kandungan yang terdapat dalam tepung terigu. Namun belum mengetahui lebih jelasnya kenapa sebaiknya kita mengurangi konsumsi gluten ini. Setelah bergabung dengan Arum Ayu, saya banyak belajar lagi tentang gluten dan pangan lokal. Nah, gluten merupakan senyawa protein yang terdiri dari glutenin dan gliadin, adalah sejenis protein yang terdapat pada gandum dan tepung terigu. Gluten mengandung komponen protein yang disebut peptida. Gandum mengandung peptida. Begitu juga dengan tepung terigu. Bingung kan? Hehehe Oke lebih singkatnya, dalam proses pengolahan makanan, fungsi gluten adalah untuk menghasilkan tekstur yang kenyal, elastis, dan mengembang pada makanan (seperti roti dan kue). Efek elastis, kenyal, dan mengembang tersebut dihasilkan ketika tepung dicampurkan dengan air. Protein gluten akan membentuk jaringan-jaringan yang lengket...

#1

Rasanya sudah cukup aku membicarakan hal yang usang itu. Pengalaman yang memberikan pelajaran, rasa sakit, hal konyol sekaligus malah jadi bahan ketawaan ya kan. Haha. Yang ku fokuskan sekarang adalah keadaan aku, kita, saat ini. Aku yang dimasa lalu pernah dikecewakan berkali-kali, bahkan mungkin sekarang di sudut hati yang paling terpencil masih ada sisa-sisa luka itu. Ya, itu wajar. Mengapa tidak begitu kan, aku berkali-kali terluka hebat dikesalahan yang sama. Sampai akhirnya aku memilih untuk berhenti. Udahlahya. Yang lalu biarlah berlalu. Aku lebih suka menatap masa depan bersama kamu. Cieee.  Terakhir kali, ditanya "kamu baik-baik aja kan?" Jujur aku malah ketawa denger pertanyaan itu. Ya mungkin dulu dulu mah kalo ada yang nanya gitu auto nangesss. Jadi mikir, aku dimasa-masa itu mengusahakan untuk baik-baik aja, tapi sekarang jauh lebih baik dari harapan itu. Banyak hal yang ku syukuri, dengan pengalaman yang nggak enak itu aku menemukan banyak hal baru. Salah satuny...