Bisa dikatakan jatuh cinta tuh kalo rasa sukanya sudah melebihi 90 hari, 3 bulanan. Kalo kurang dari itu berarti cuma naksir. Apalagi kalo cuma beberapa minggu doang kayaknya khilaf deh itu mah😂 makanya orang luar tuh kalo nembak ga pake kata “I love you” ya paling cuma ngungkapin “I like you, saya suka kamu”. Mereka tu bilang ily setelah saling kenal dan jatuh cinta, after a months, maybe after a years?
Segitunya sama kata cinta? Sebenernya apasih makna dari kata cinta itu sendiri?
Gw jadi keinget film persona dari Netflix, yang mainnya IU. Serius kalean harus nonton bats! Emang ceritanya rada berat sih, dia tu miniseries gitu dengan 4 judul berbeda, dan yang paling gw suka tuh yang pas bagian si cowok ngasih jantungnya boom! Creepy banget dan gila gila, cewek tersavage sih beneran. Ini mah berbeza dengan cerita yang ku menangisnya tiap hari.
Oke guys gw mulai melantur 🙃
Balik lagi.
Sebelum nikah tuh ya menurut gw harus jatuh cinta dulu lah, walaupun itu bukan landasan utama dalam hal memulai pernikahan tetep aja harus saling kenal dulu, pdkt biar tau hati, sifat, pikiran, seleranya seperti apa. Kenapa gw bilang cinta tuh bukan landasan UTAMA yang tepat untuk memulai suatu hubungan rumah tangga (menurut gw ya ini mah) rasa cinta tuh mudah ditumbuhkan mudah juga menghilang. Hayoo apa coba landasan utama kamu berani memutuskan menikah kalo gitu?
Ta'aruf pun, harus ada pdkt-nya buat dapetin yakin nikahnya itu. Menurut gw cara ini lebih efektif dan ga buang-buang waktu sih, karena disana kita bikin proposal ta'aruf. Semua mengenai profil diri, pandangan, keseharian, planning masa depan pun tertulis disana. Jadi lebih pleuk-pleukan aja pdkt-nya ga basa-basi. Kalo cocok lanjut, kalo ga juga ya gapapa.
Pernah juga gw baca The Tringular Theory of Love (komponen segitiga dari cinta, wait. Bukan cinta segitiga lho ya) apa aja?
1. Lust, hasrat, gairah, nafsu.
Kalo Lo cuma punya ini berarti cuma nafsu belaka tanpa mikirin komitmen dan keintiman. Contohnya cinta pada pandangan pertama, rasa yang berdasar pada ketertarikan fisik dan rangsangan seksual yang kuat tanpa keterikatan emosional ataupun komitmen.
2. Keterikatan emosional/intimacy/keintiman.
Kalo Lo cuma punya ini berarti ya cuma suka/naksir karena deket aja.
3. Keinginan untuk memiliki hubungan/komitmen.
Kalo Lo cuma punya komitmen doang, cintanya tuh ya kosong aja gitu, biasanya karena perjodohan.
Kalo Lo cuma punya nafsu dan keintiman. Ini yang disebut cinta romantis. Ya seperti kisah cinta remaja yang klasik gitulah, saling tertarik secara fisik dan terikat secara emosional, tapi, tidak saling berkomitmen/pun belum tentu punya komitmen/pun keterikatan hubungan secara legal.
Kalo Lo cuma punya keintiman dan komitmen. Itu friendzone namanya😂 Atau bisa juga hubungan perkawinan yang dimana ketertarikan fisik sudah memudar tapi para pasangan merasa saling dekat dan memutuskan untuk bersama selamanya. Contoh, hubungan perkawinan kakek-nenek yang udah tua yang sama-sama ingin saling berbagi kasih sayang tanpa hasrat yang memadai.
Nah, kalo Lo punya komitmen dan nafsu doang, itu cinta buta. Cinta bodoh yang hanya terdapat gairah dan komitmen tanpa keintiman. Cinta yang karena ketertarikan secara fisik dan hasrat yang menggebu tanpa memikirkan keterikatan emosional, cinta yang mengarah ke hubungan bergejolak dimana pasangan berkomitmen dengan dasar gairah. Cinta ini biasanya ga bertahan lama, walaupun terdapat tendensi untuk berkomitmen.
Terakhir, yaitu cinta yang sempurna, disini Lo punya ketiga komponen pada cinta utuh ini, yang mana banyak di perjuangkan oleh banyak orang terutama dalam hubungan romantis. Cinta ini lebih mudah dicapai daripada di pertahankan. Setuju ya? Setuju bingiittss
Ya pokoknya kalo mengantongi tiga komponen ini Lo dan pasangan Lo cuma tinggal saling setia dan menjaga komunikasi yang baik aja deh pokoknya 😂 insyaallah akan langgeng.
Tapi, masing-masing orang dapat mengubah apa yang mereka inginkan dari hubungan mereka. Bila salah satu pihak berubah, mungkin pihak pasangan akan berubah juga, hubungan dapat bertahan dalam bentuk yang berbeda contoh temenan aja deh hahaha. Bila pihak lain tidak berubah, hubungan mungkin terputus. Apasih? Gimana sih? Hah gimana gimana? Wkwkwk ya pokoknya gitu ya wkwkwk
Pre-marriage talks juga menurut gw penting. Penting banget malah. Ini bukan soal mau nikah pake adat apa, pake MUA siapa atau di gedung yang mana.
Ini lebih obrolan yang kalo setelah kita menikah itu sendiri mau gimana.
Ada beberapa point penting menurut gw yang bener-bener kita harus obrolin, sebelum memutuskan menikah. Kalo gw....
1. Masalah keuangan
2. Masalah anak
3. Masalah pekerjaan
4. Masalah perceraian
Bongkar satu persatu yuk! Let's gooo.....
.
.
.
.
.
.
.
.
Di postingan selanjutnya aja deh 😅 kepanjangan jadi dicut aja 😁✌🏻
Komentar
Posting Komentar