Dear kekasih iman-ku.
Aku yang sekarang masih belum bertemu denganmu namun ingin menyapa kabarmu di sana, di tempat yang aku pun tidak tahu di mana itu kamu berada.
Wahai kekasihku kelak, aku ingin bercerita kepadamu, tentang mimpi besar seorang wanita akhir zaman yang akan mendampingimu ini.
Aku dengan kadar keimanan setitik, dosa sejagat raya, tapi ingin mendapatkan kemuliaan di akhirat. Terbebas dari siksa kubur, dan siksa api neraka yang amat kejam, dan tahukah kamu tentang kisah Asiah istri Fir'aun? Satu dari 4 wanita terbaik di dunia yang dijamin masuk surga dan dimuliakan Allah. Dan itulah keinginan besarku wahai kekasih imanku. Aku ingin bertemu Siti Asiah kelak di surganya Allah.
Aku dengan lemahnya imanku, tentu sama saja dengan wanita akhir zaman lainnya. Senang memamerkan kecantikan di dunia maya. Namun aku mencoba menahan dan menarik diriku perlahan agar menjadi hamba yang taat.
Alasannya, karena aku ingin berkumpul dengan orang-orang yang aku cintai selama di dunia ini, ya.. kamu salah satunya.
Wahai kekasih imanku yang aku cintai, apakah kamu mau menjagaku dari perkara itu?
Aku, tidak shalihah, tidak ada yang unggul dari yang ada pada diriku, dosa ku banyak, banyaaaak sekali, dan aku sangat membutuhkan seseorang yang bisa mengangkatku dari siksa neraka. Aku ingin belajar bersama-sama tentang agama, tentang Tuhan, aku akan mati, iya mati. (Semoga nggak mati suri)
Semoga kelak aku diberi kesempatan untuk menghuni surganya. Dan ijinkan aku menjadi ratu mu satu-satunya kelak di surga, suami ku.
Ya, aku butuh teman hidup yang harus ku pilih dengan selektif, ah tapi jodoh sudah tertulis di lauhul mahfudz, pasti memang akan dijodohkan dengan jodoh kita kan. Okay, hmm hamba memohon kepada-Mu Yaa Rabb.. jadikanlah hamba dan jodoh hamba sebagai hamba-hamba yang taat kepada-Mu, menuju ridho-Mu.
Sayang, maafkan aku ya karena pernah mencintai pria lain sebelum kamu. Ga usah cemburu ya sayang. Kamu kok bintang dihatiku mah, ga akan bisa aku jatuh cinta pada pria lain saat ini melebihi besarnya cintaku untukmu nanti, setelah kamu menjemputku.
Untuk sekarang ini kita sama-sama belajar terus yaa... Taat kepada Allah dan perbaiki diri. Semoga pada saat kamu menjemput aku kita sama-sama telah matang dalam segala halnya dan bisa meniti kehidupan dengan tenang ya cintaku. Love you honey… cintakuuu gantengkuuu sholehkuuu imamkuu jeniuskuuu. Gemes deh akuuu sama suamiku tercinta yang akupun belum diperlihatkan Tuhan bagaimana sosokmu. Baik baik ya… ❤️❤️
Komentar
Posting Komentar